“Not too much work, not too much play. Balance is the way.”
.
Bahkan di kehidupan terakhir beliau, Sang Buddha mengalami kesulitan untuk mencapai pencerahan sempurna. Setelah berjuang menyempurnakan paramita selama 4 asankheyya dan 100.000 kalpa, beliau masih menderita karena menyiksa diri selama 6 tahun tanpa hasil hingga akhirnya menyadari jalan tengah dan mencapai penerangan sempurna. Masa kita susah dikit aja udah menyerah? Hihihi ^^
.
Trending
- Demon Slayer Membuka Pintu Baru untuk Memahami Amarah
- Membaca Jika Hidupku Tinggal Sehari, Berhadapan dengan Hati yang Terombang-Ambing
- Buku Catur Brahmawihara: Praktik Meditasi Empat Kemuliaan Tanpa Batas, Obat Batin di Tengah Krisis Tak Berkesudahan
- Kita Masih Hidup dalam Bayang-Bayang Penjajahan, tetapi Mengapa Begitu Sinis Melihat Trance?
- Robert Thurman, Seorang Buddhis yang Tak Terlihat Layaknya Buddhis
- Ketika Cabang Lupa Akarnya – Antara Waisak & “Interbeing”
- Menyelami Esensi Universal Kehidupan Bodhisatwa dalam Dongeng Anak Jataka Mala
- Rahasia Praktik Self-Compassion: Mengubah Trauma Jadi Kekuatan
