Belakangan ini banyak banget berita yang mengingatkan kita akan ketidakpastian kematian. Nggak ada jaminan ajal nggak akan menjemput sebelum pesanan ojol datang. Masih mau nunda-nunda persiapan kematian?
Dharma sang Buddha selalu mengingatkan kita untuk tidak mengingkari kematian yang pasti terjadi. Kita justru diajari cara merenungkan kepastian kematian ini agar hidup ini jadi lebih berarti.
Tanpa Y.A. Ashin Jinarakkhita, nasib agama Buddha di Indonesia akan sama seperti agama asli Indonesia yang tidak diakui pemerintah. Buddhisme Nusantara hilang, penganutnya terpaksa masuk Islam
Konon cinta deritanya tiada akhir. Dari sudut pandang Buddhis, cinta belum menderita. Namun, seringkali cinta kita ternoda klesha dan menjadi sebab penderitaan tiada akhir di samsara.
Perkembangan Buddhadharma Nusantara tak bisa lepas dari peran kerajaan-kerajaan Buddhis di pulau Jawa dan rakyatnya
Orang bodoh tidak memuji kemurahan hati. Akan tetapi orang bijaksana senang dalam memberi, dan karenanya ia akan bergembira di alam berikutnya
Buddha berkarir agar bebas dari penderitaan. Begitu pula kita bisa meniti karir dan meraih kesuksesan yang bebas dari segala penderitaan dengan bekerja sambil mementingkan orang lain.
Praktik sesajen adalah bentuk ungkapan syukur dan cara berkomunikasi dengan alam sejak zaman leluhur hingga kini. Praktik ini juga ada dalam tradisi Buddhis Nusantara, lho!
Dharma Patron Rutin
Penyokong Dharma Mulia dengan berdana secara rutin setiap bulannya untuk menjaga kesinambungan pelestarian dan pengembangan Dharma di Nusantara. Berapapun nominalnya, akan sangat bermanfaat bagi Buddhadharma di Indonesia.
Dharma Patron Non-Rutin
Penyokong Dharma Mulia dengan berdana sekali waktu untuk pelestarian dan pengembangan Dharma di Nusantara. Berapapun nominalnya, akan sangat bermanfaat bagi Buddha dharma di Indonesia.
Infografis


