Bagaimana Cara Lamrimnesia Melestarikan dan Mengembangkan Dharma di Nusantara?

0

Dharma yang diajarkan Sang Buddha adalah perlindungan sejati yang mampu membantu kita mencapai tujuan sementara maupun tujuan tertinggi dalam hidup kita. Dharma Sang Buddha bebas dari pertentangan, merupakan instruksi pribadi untuk dipraktikkan, membantu kita memahami pikiran mendasar Sang Penakluk dengan mudah, serta melindungi kita dari kesalahan besar membeda-bedakan ajaran.

Kemampuan Dharma membebaskan kita dari penderitaan beserta segala keagungannya membuat Dharma menjadi sesuatu yang amat berharga dan tak ternilai. Oleh karena itu, objek-objek Dharma harus diperlakukan dengan penuh hormat dan kehati-hatian, begitu pula dengan uang yang didonasikan atau dialokasikan untuk keperluan Dharma.

Sehubungan dengan hal di atas, Lamrimnesia memberikan penghargaan tertinggi atas dukungan materi yang didanakan oleh para Dharma Patron Lamrimnesia. Kami menyadari sepenuhnya bahwa dana yang diberikan sepenuhnya ditujukan untuk melestarikan dan mengembangkan Dharma di Nusantara sehingga kami dengan serius memperhitungkan alokasi dana tersebut agar dapat secara maksimal mewujudkan program-program Dharma yang membawa manfaat seluas mungkin bagi Nusantara. Adapun alokasinya adalah sebagai berikut:

* 25% untuk penerbitan dan penyebaran buku Dharma
* 25% untuk penyelenggaraan kegiatan Dharma
* 50% untuk mobilisasi relawan dan operasional

Ketiga pos di atas merupakan wujud praktis dari usaha Lamrimnesia melestarikan dan mengembangkan Dharma melalui program “SAPA – Sebar, Ajar, Promosi, dan Ajak” Dharma. Dalam rangka program ‘Sebar Dharma’, Dharma Patriot Lamrimnesia melakukan pentranksripan ceramah Guru Dharma, penerjemahan buku-buku Dharma, penyuntingan buku Dharma, penataan letak isi buku, perancangan sampul, dan pencetakan buku Dharma. Buku Dharma yang dihasilkan kemudian akan disebarkan ke individu, vihara, sekolah, maupun organisasi di seluruh Indonesia. Penyebaran ini dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari menghubungi berbagai organisasi, partisipasi dalam pameran-pameran dan acara Buddhis, hingga kunjungan langsung ke daerah-daerah yang membutuhkan materi Dharma. Lamrimnesia juga rutin mengirimkan buku Dharma dalam Bahasa Indonesia maupun bahasa daerah ke 112 kota/kabupaten di 28 provinsi di Indonesia tanpa memungut biaya baik untuk pengadaan buku maupun ongkos kirim. Lokasi pengiriman terjauh mencapai Kota Jayapura di Provinsi Papua.

Dalam rangka “Ajar Dharma”, Lamrimnesia rutin menyelenggarakan kegiatan retret dan pengajaran Dharma skala nasional setidaknya satu kali dalam setahun, yaitu Indonesia Lamrim Retreat, serta kegiatan lain berskala lokal seperti bedah buku di berbagai kota di Indonesia. Satu orang Patriot penuh waktu bertugas untuk mengawasi penyelenggaraan kegiatan pengajaran Dharma serta menjaga kesinambungan kegiatan dari tahun ke tahun sehingga manfaat yang diberikan juga berkesinambungan. Pelaksanaan kegiatan ini sendiri melibatkan relawan untuk mengisi berbagai fungsi dalam penyelenggaraan suatu kegiatan seperti logistik, publikasi, operasional acara, dan sebagainya.

Lamrimnesia juga melakukan “Promosi Dharma” untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap Buddhadharma dan memperkenalkan nilai bajik Dharma seluas-luasnya. Para Dharma Patriot mengemas ulang Dharma dalam bentuk konten-konten ringkas dengan visual menarik untuk disebarkan melalui media sosial. Harapannya adalah penyebaran Dharma dengan metode ini dapat menjangkau lebih banyak orang, terutama generasi muda, dan membuat mereka tertarik untuk belajar Dharma lebih jauh atau setidaknya menjalin koneksi dengan Buddhadharma serta membatasi ruang untuk konten-konten negatif di jagad maya. Selain promosi secara digital, Lamrimnesia juga melakukan aksi nyata dengan menyelenggarakan event populer di ruang publik untuk memperkenalkan Buddhadharma kepada masyarakat seperti Nusantara Dharma Book Festival 2019 yang diselenggarakan bulan Februari lalu.

Terakhir, Lamrimnesia menyelenggarakan program “Ajak Dharma”, yaitu mengajak sebanyak mungkin orang untuk berpartisipasi dalam semua usaha pelestarian dan pengembangan Dharma yang telah dijabarkan sebelumnya sebagai “Dharma Patriot” dan “Dharma Patron”. Melalui program Dharma Patriot, kegiatan pelestarian dan pengembangan Dharma yang dilakukan Lamrimnesia menjadi wadah berkarya bagi para Patriot, menanamkan semangat bekerja untuk Dharma pada mereka, menjalin solidaritas antara saudara-saudara sedharma, serta menjadi ladang kebajikan melalui persembahan tenaga atau upaya kepada Dharma. Melalui Program Dharma Patron, Lamrimnesia juga membuka kesempatan bagi orang-orang turut berkontribusi dalam usaha pelestarian dan pengembangan Dharma di Nusantara dan menanam kebajikan melalui persembahan materi kepada Dharma. Selain berkarya dalam program “Sebar”, “Ajar”, dan “Promosi” Dharma, para Dharma Patriot Lamrimnesia juga senantiasa menjalankan program “Ajak” dengan mengikuti berbagai roadshow, pameran, kunjungan, melakukan kampanye media sosial, dan menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk mengajak sahabat di seluruh Indonesia untuk bersama-sama melestarikan dan mengembangkan Dharma sebagai Dharma Patriot dan Dharma Patron Lamrimnesia.

Untuk setiap pelaksanaan program Dharma seperti yang dijabarkan di atas, sumber daya manusia merupakan mesin penggerak yang utama. Investasi dalam hal sumber daya manusia memungkinkan kami untuk menghasilkan lebih banyak buku Dharma dan menyelenggarakan lebih banyak kegiatan Dharma dengan modal yang sama. Luas jangkauan penyebaran Dharma, terutama ke daerah yang aksesnya lebih sulit dan membutuh biaya lebih seperti di luar Jabodetabek juga mendapat perhatian khusus.

Sekian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih dan turut bermudita atas dukungan Anda, baik secara materi maupun nonmateri. Semoga Dharma senantiasa lestari dan berkembang luas sehingga mewujudkan Indonesia yang bijaksana dan welas asih serta membawa kebahagiaan bagi semua makhluk.

Share.

About Author

Leave A Reply

WhatsApp us