Darimanakah Rasa Kesepian itu Muncul?

0

Pernahkah kamu mengalami malam minggu di rumah sendirian, sementara teman-temanmu posting status di media sosial tentang aktivitas mereka, lalu kamu mati gaya? Atau saat ajakanmu diabaikan di group chat, kamu merasa tidak ada orang yang mengerti dirimu? Barangkali kamu pernah berada di suatu komunitas, kamu tidak merasakan kedekatan dengan orang-orangnya.

Ujung-ujungnya, kamu merasakan perasaan kesepian yang membuatmu sedih.

Jika kamu analisis lebih jauh, apa sumber masalah dari perasaan kesepian itu? Hal ini terjadi karena banyak faktor. Kamu mungkin belum memberikan usaha yang cukup untuk membangun relasi dengan orang lain.

Ah, masa sih? Nyatanya orang yang lebih disukai dan ada yang tidak, ada orang yang lebih mudah masuk ke satu kelompok baru, ada yang tidak. Kok bisa begitu?

Sebabnya ada pada hukum karma! Intisari dari hukum karma adalah kamu memperoleh hasil dari perbuatan yang kamu tanamkan. Karma bisa berbuah pada perasaan, maka dari itu perasaan kesepian itu pasti merupakan buah karma yang kamu lakukan di masa lampau, secara spesifik adalah ucapan yang memecah belah. Ucapan yang memecah belah sendiri disebut dengan Pisunavācā, yang merupakan salah satu pelanggaran sila ke empat pada Buddhis juga. Akibat dari ucapan memecah belah adalah:

  • Akibat yang matang sepenuhnya: yaitu terlahir di alam rendah
  • Akibat yang serupa penyebabnya:
    • berpisah persahabatan dengan teman dekat,
    • terbunuh di tangan sahabat,
    • memiliki sedikit teman  atau pengikut,
    • tidak menikmati persahabatan yang panjang,
    • dibenci orang lain tanpa sebab
  • Akibat yang menentukan lingkungan: tinggal di lingkungan yang hancur berantakan.

“Apa yang bisa kuperbuat jika memang karmaku sudah begitu?”

Dagpo Rinpoche mengatakan bahwa Perasaan kesepian yang kamu rasakan itu merupakan hal yang tidak ada gunanya sama sekali. Coba direnungkan, kamu merasa kesepian, terus kenapa? Apakah kesendirianmu menghambat aktivitasmu sehari-hari? Jangan sampai waktumu habis untuk meratapi kesendirian. Kamu masih bisa mengisi waktumu dengan aktivitas yang bermakna. Kamu juga bisa menciptakan sebab untuk menjadi dekat dengan orang-orang di sekitarmu dengan melakukan hal positif untuk mereka, misalnya menyapa dan menanyakan kabar, memberi bantuan jika diperlukan, bagi-bagi makanan, dan sebagainya. Dan pastinya, setelah memahami karma yang mengakibatkan perasaan kesepianmu sekarang, jaga batin dan ucapanmu agar tidak mengulangi sebabnya, yaitu ucapan-ucapan memecah belah.

Tapi sebenarnya apa sih ucapan memecah belah itu? Tunggu artikel berikutnya, ya!

Share.

About Author

Leave A Reply

WhatsApp us