Riwayat Buddha Sakyamuni terukir di Candi Borobudur dan dapat kita lihat hingga sekarang. Relief ini dibuat berdasarkan kitab Lalitavistara, sebuah kitab yg menggambarkan kelahiran terakhir Buddha Sakyamuni sebagai sebuah pertunjukan agung, agar yg mengetahui kisahnya dapat menghayati perjuangan mencapai Kebuddhaan dan terinspirasi untuk mencari pembebasan sejati. Riwayat Sang Buddha juga dapat kita pelajari dari kitab Riwayat Agung Para Buddha karya Tipitakadhara Mingun Sayadaw yang mengisahkan perjalanan para Buddha dari ketiga masa.
.
Sepekan menjelang Trisuci Waisak, yuk kita sama-sama mengingat kembali dan merenungkan riwayat guru agung kita! Jangan lupa tekan SHARE agar teman-temanmu juga terinspirasi oleh kepahlawanan Sang Buddha!
Trending
- Apa Tolok Ukur Kualitas Pembabar Dharma?
- Tiga Bulan YPPLN Berkarya – Triwulan Ketiga 2026
- Kembali Terhubung dengan Diri, Merawat Kepedulian Bagi Sesama Lewat NgeRujak Bersama Lamrimnesia di Unlock Your Potential Festival
- Kita Akan Menjadi Gaza: Catatan dari Pinggir “Ngerumpi Bijak” Pesta Literasi NDBF 7.0
- Belajar Menari, Belajar Menjadi Perempuan yang Bebas dan Merdeka Bersama Hot Mamah Dance Club
- “Resonating Earth” Böseblick Ensemble: Sebuah Kritik atas Antroposentrisme
- Di Balik Validasi Diri – Membaca Emosi Lewat Psikologi Buddhis
- “Pelita di Kalantara”: Mentransformasikan Luka Menjadi Kekuatan di Pesta Literasi NDBF 7.0
