Dalam bahasa Inggris, kalimat “Buddham saranam gacchami” diterjemahkan sebagai ‘I go to the Buddha for refuge’.Terjemahan tersebut jika diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Indonesia menjadi ‘Aku pergi berlindung kepada Buddha’. Kata “pergi” ini penting karena menunjukan makna bahwa kita memerlukan sebuah aksi aktif untuk mencapai perlindungan. Berdasarkan Lamrim atau Tahapan Jalan Menuju Pencerahan, untuk menjaga agar Tisarana kita menjadi aksi nyata dan tidak menjadi ‘omon-omon’ semata, seorang praktisi harus menjalankan sila-sila Tisarana.
Trending
- Aksi Kamisan Bandung & Jatinangor: Merawat Welas Asih dari Jalanan
- Bagaimana Album Tigapagi Menjaga Nyala Ingatan Kolektif di Nusantara Dharma Book Festival 7.0
- Belajar Bahagia Melalui Welas Asih: Kebijaksanaan Leluhur dari Borobudur untuk Kehidupan Hari Ini
- Apa Tolok Ukur Kualitas Pembabar Dharma?
- Tiga Bulan YPPLN Berkarya – Triwulan Ketiga 2026
- Kembali Terhubung dengan Diri, Merawat Kepedulian Bagi Sesama Lewat NgeRujak Bersama Lamrimnesia di Unlock Your Potential Festival
- Kita Akan Menjadi Gaza: Catatan dari Pinggir “Ngerumpi Bijak” Pesta Literasi NDBF 7.0
- Belajar Menari, Belajar Menjadi Perempuan yang Bebas dan Merdeka Bersama Hot Mamah Dance Club