Dengan pendekatan environmental listening dan more-than-human-relations, Böseblick Ensemble mengeksplorasi bunyi alam dan material non-manusia sebagai bentuk refleksi kritis terhadap dominasi antroposentris.
Trending
- “Resonating Earth” Böseblick Ensemble: Sebuah Kritik atas Antroposentrisme
- Di Balik Validasi Diri – Membaca Emosi Lewat Psikologi Buddhis
- “Pelita di Kalantara”: Mentransformasikan Luka Menjadi Kekuatan di Pesta Literasi NDBF 7.0
- Nusantara Dharma Book Festival 7.0: Pelita di Kalantara Tawarkan Literasi & Seni Sebagai Cahaya di Zaman Peralihan
- Apakah Aku Sedang Mengasihi atau Mengasihani Diriku?
- Tiga Bulan YPPLN Berkarya – Triwulan Kedua 2026
- Welas Asih untuk Dunia yang Luka, Sebuah Ulasan Film “Wisdom of Happiness”
- Mencari ‘Aku’ Ketika Tak Ada Lagi yang Harus Dibuktikan: Mengurai Duka Lewat Empat Kebenaran Arya