Sikap yang kita muncul saat sedang jatuh cinta itu sama seperti sikap yang harus kita timbulkan sewaktu kita berlindung (Tisarana) kepada Triratna. Triratna telah memiliki segala kualitas terunggul dan amat mahir menolong kita terbebas dari samsara. Hal ini seharusnya membuat kita kagum dan hormat kepada Triratna. Selanjutnya, kita juga seharusnya menjadi bersemangat setiap kali mengingat kualitas-kualitas agung Triratna beserta manfaat-manfaat yang kita peroleh dari melakukan Tisarana. Dengan demikian, seperti orang yang jatuh cinta, bukankah wajar apabila seharusnya kita juga ingin menyenangkan Triratna?
Trending
- Rahasia Praktik Self-Compassion: Mengubah Trauma Jadi Kekuatan
- Tiga Bulan YPPLN Berkarya – Triwulan Pertama 2026
- Kembali Pulang di Bali Spirit Festival 2026
- Review Musikal Chicago – Merenungkan Komedi Tragis Samsara
- Neuro-spiritualitas – Mengapa Trisarana Harus Sampai ke Sistem Saraf
- Tiga Bulan YPPLN Berkarya – Triwulan Keempat 2025
- Segera Terbit Jataka Mala 1 – Kisah Pembangun Karakter dari Borobudur
- Ketika Altruisme, Moralitas, dan Sistem Saraf Gagal Bertemu