<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>meditasi terima kasih - Lamrimnesia</title>
	<atom:link href="https://lamrimnesia.org/tag/meditasi-terima-kasih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Pathway to Everlasting Happiness</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Dec 2024 11:16:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.11</generator>

<image>
	<url>https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2016/09/cropped-l-polos-32x32.png</url>
	<title>meditasi terima kasih - Lamrimnesia</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menggali Kembali Praktik Penyembuhan dari Muara Jambi </title>
		<link>https://lamrimnesia.org/2024/12/05/healing-muara-jambi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Lamrimnesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 11:10:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<category><![CDATA[lamrimnesia]]></category>
		<category><![CDATA[meditasi terima kasih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lamrimnesia.org/?p=9619</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia - Pathway to Everlasting Happiness</a></p>
<p>Melampaui praktik mindfulness, penyembuhan berbasis welas asih yang berakar dari Muara Jambi di Nusantara makin dilirik oleh dunia dan telah terbukti secara ilmiah. Bangsa Indonesia wajib tahu &#038; melestarikan!</p>
<p>The post <a href="https://lamrimnesia.org/2024/12/05/healing-muara-jambi/">Menggali Kembali Praktik Penyembuhan dari Muara Jambi </a> first appeared on <a href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a>.</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/2024/12/05/healing-muara-jambi/">Menggali Kembali Praktik Penyembuhan dari Muara Jambi </a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/author/listya/">Redaksi Lamrimnesia</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia - Pathway to Everlasting Happiness</a></p>
<p>Tingginya tingkat stres di masyarakat modern, terutama di daerah perkotaan, telah memicu banyak penelitian mengenai berbagai metode relaksasi mental. Salah satunya adalah meditasi—terutama <em>mindfulness</em>—yang belakangan ini semakin populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun, para peneliti dan pakar psikologi dunia baru-baru ini mulai mengarahkan perhatian pada pendekatan yang lebih mendalam, salah satunya berakar dari kearifan kuno Indonesia.&nbsp;</p>



<p><em>Wellness coach</em> Johnson mengupas pendekatan tersebut secara rinci dalam webinar “Meditasi Terima Kasih &#8211; Cara Penyembuhan dari Nusantara” oleh, yang diselenggarakan oleh Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Lamrim Nusantara (YPPLN/Lamrimnesia) pada <a href="https://lamrimnesia.org/2024/11/30/healing-ala-muara-jambi/">24 November</a> dan 1 Desember 2024.</p>



<h2 id="h-meditasi-terima-kasih-penyembuhan-berbasis-welas-asih"><strong>Meditasi Terima Kasih: Penyembuhan Berbasis Welas Asih</strong></h2>



<p class="has-text-align-center"><img src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXcdq0lCPcyOTMfgknJY5PI9Uwnjb3TEaDaaadrx5e4XIvq52hihBO59yIb73_TvBHoqvnAcdCFRC1QAN9VhqnBpLBDcnkAg7-S7YoP1ljKuRxzBf8nuRFTDJiXKGG0TLoXN04HUKg?key=dN8v2LRM4GOt20TAjW6YS1pH" width="602" height="327"><br><em>Mindfulness</em> adalah metode untuk mencapai kondisi tenang agar batin bisa diarahkan untuk mengembangkan pola pikir tertentu. (Sumber: Dokumentasi Lamrimnesia)</p>



<p>“<em>Mindfulness</em> itu keterampilan dasar. Setelah tercapai, <em>mindfulness </em>ini mau dibawa ke mana? Sudah tahu apa masalah dalam diri kita… <em>What’s next</em>? Kita ubah dengan <em>Lojong,</em>” ungkap Johnson dalam webinar tersebut.</p>



<p>Meditasi Terima Kasih adalah bagian dari Latihan Batin (B. Tibet: <em>Lojong</em>) yang diajarkan oleh Guru Suwarnadwipa Dharmakirti, seorang pangeran dari wangsa Shailendra yang kemudian menjadi biksu dan mengajar<em> </em>di Biara Universitas Muara Jambi pada abad XI. Lojong merupakan latihan untuk mentransformasi batin, mengubah pola pikir yang mementingkan diri sendiri menjadi pola pikir altruistik yang lebih mengutamakan kebahagiaan orang lain.</p>



<p>Di Nusantara, jejak Meditasi Terima Kasih dan <em>Lojong </em>sangatlah minim. Namun, kita bisa menemukannya kembali berkat murid Guru Suwarnadwipa, pandit besar alumni Biara Universitas Nalanda bernama Guru Atisha Dipamkara Srijanana, yang membawa ajaran ini ke India dan Tibet. <em>Lojong </em>berkembang di Tibet dan menyebar ke seluruh dunia seiring dengan penyebaran Buddhisme Tibet di dunia Barat sejak tahun 1959 sampai sekarang.</p>



<p>“Renungkan seberapa besar <em>impact </em>Guru Suwarnadwipa. Beliau mengajar kepada Guru Atisha sampai jadi populer. <em>Such a powerful impact </em>dari Guru Suwarnadwipa, dari Indonesia,” kata Johnson.</p>



<h2><strong>Pendekatan Baru dalam Kesehatan Mental</strong></h2>



<p>Di Barat, mulai ada pergeseran dari praktik berbasis <em>mindfulness </em>yang berfokus pada kondisi pribadi (INTRA-personal) menuju ke praktik berbasis welas asih yang juga melibatkan hubungan antarindividu dan bahkan dengan dunia (INTER-personal). Secara umum, cinta kasih dan welas asih terbukti berdampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental, bahkan sampai menurunkan tingkat kematian sebesar 44%. Praktik kebaikan hati memicu produksi hormon serotonin yang memberikan rasa tenang dan bahagia (Berger, Gray, Roth, 2009). Aktivitas kerelawanan memiliki korelasi positif dengan kebahagiaan, kesehatan, dan kesejahteraan (Musick MA &amp; Wilson J., 2003).</p>



<p>Namun, kerelaan untuk berkorban waktu, tenaga, ataupun materi tidak dapat muncul serta merta. Sebagai metode yang terbukti ampuh menghancurkan ego dan mengembangkan batin altruistik yang penuh welas asih, <em>Lojong</em> beserta Meditasi Terima Kasih pun dipilih sebagai basis bagi Compassion Cultivation Training, program pengembangan diri berbasis welas asih yang dikembangkan di Universitas Stanford, Amerika Serikat.</p>



<p>“Zaman dulu saat ajaran ini benar-benar dipraktikkan, <em>everything’s fine. </em>Sekarang, 1000 tahun kemudian, banyak masalah, depresi, dan seterusnya. Orang-orang mulai kembali mencari kearifan kuno ini,” tukas Johnson.</p>



<h2><strong><em>Reframing </em></strong><strong>Pikiran: Mengubah Cara Pandang terhadap Dunia</strong></h2>



<p>Dalam bahasa ilmiah, yang dilakukan dalam praktik Lojong disebut dengan istilah “<em>reframing</em>”, suatu teknik psikologis yang terdiri atas mengidentifikasi, dan mengubah cara pandang terhadap suatu masalah.</p>



<p>Dampak <em>reframing</em> ini telah diuji dalam berbagai studi. Berdasarkan hasil pemindaian aktivitas otak yang berkaitan dengan emosi (amigdala, <em>anterior insular cortex</em>), respon emosional seseorang terhadap situasi yang memicu stres ternyata dapat diubah dengan secara sengaja menginterpretasikan ulang situasi tersebut dengan cara yang lebih positif.</p>



<p class="has-text-align-center"><img loading="lazy" src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXeCw5Oguh49ZYkizKn4yqt4DPdHgJELKZhiUmamhE5zoXx7pIDLtx-LSZosfXsbrejYkR_bYxpJ9rKep_SSRBOD20XPdj1qnlsjfhX7u30v0_DincodgK3B-yHwGsN6q1jxNhEelg?key=dN8v2LRM4GOt20TAjW6YS1pH" width="602" height="313"><br><em>Reframing </em>pola pikir melalui <em>Lojong </em>dapat membantu mengurangi gangguan kecemasan</p>



<p>Praktik Meditasi Terima Kasih, secara khusus, berarti &#8220;menerima&#8221; penderitaan orang lain dan &#8220;memberikan&#8221; kebahagiaan kepada mereka dengan setiap tarikan napas. Namun, pertama-tama, praktisi dianjurkan untuk berlatih dengan diri sendiri sebagai objek: terima penderitaan yang dialami apa adanya dan berikan harapan pada diri sendiri mengingat semua hal di dunia ini tidaklah kekal, termasuk penderitaan tersebut. Praktik ini me-<em>reframe</em> cara batin melihat masalah, dari sesuatu yang negatif menjadi positif.</p>



<p class="has-text-align-center"><img loading="lazy" src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXeeG-95PWS_AVsPdKR16sWl5WVNxpv5Ih3_FL2oMO-QWsYnm-xr2g8r7yE_2OdHBlTtqJpFcraBtyx2ucGsNslqFZQ3_GyjKOGW_jMQSbvo61ZPEfJ1aXna_1yLzvR0Ux0CDDryAg?key=dN8v2LRM4GOt20TAjW6YS1pH" width="602" height="317"><br>Langkah Meditasi Terima Kasih kepada diri sendiri (Sumber: Dokumentasi Lamrimnesia)</p>



<p>“Di teks dikatakan bahwa bila kita langsung memulai <em>Tonglen </em>kepada orang yang kita benci, itu tidak akan berhasil. Kita harus mulai dengan diri kita sendiri,” tutur Johnson.</p>



<h2><strong>Welas Asih dalam Jati Diri Bangsa</strong></h2>



<p>Dalam <em>Lojong</em>, praktisi juga dilatih untuk melihat semua makhluk sebagai setara, tanpa memandang latar belakang pribadi, lalu menumbuhkan cinta kasih dan welas asih terhadap semua orang, yang pada gilirannya memperkuat rasa keterhubungan dan kesejahteraan bersama.</p>



<p class="has-text-align-center"><img loading="lazy" src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXeBly-sxjhXgiOXPxPOjISDAOVqtQ42LJdIfdoG4A7ovcuDJS3KstPQ1mqRQrQa8WHIYEevrDbtjaTKj-7ipfvb2JqSE6jvU_F1cnwwDGP-Y-_VwLwnc1d1efNifyfIEQobTk53?key=dN8v2LRM4GOt20TAjW6YS1pH" width="602" height="313"><br>Satu dari dua jurus melatih altruisme sejati dari Guru Suwarnadwipa Dharmakirti terdiri atas 7 tahap yang saling terhubung (Sumber: Dokumentasi Lamrimnesia)</p>



<p class="has-text-align-center"><img loading="lazy" src="https://lh7-rt.googleusercontent.com/docsz/AD_4nXfjv5QXyZNby_0VSXNNec97UbuAafziYre3WfgxCIujOHF420BkY4XhwWJ0-muWux4WqmBi4aBFRfOXmzsG6KYYnvqI6CDUi7CSAMBDcs-9uUOJz35JZIYWGcNmRYFpN1vSNTv0?key=dN8v2LRM4GOt20TAjW6YS1pH" width="602" height="316"><br>Kiat saling mengasihi dalam satu kemanusiaan yang bisa dicapai dengan latihan tersebut (Sumber: Dokumentasi Lamrimnesia)</p>



<p>Mengingat latihan ini pernah menjadi ajaran khas di Muara Jambi abad XI yang kala itu menjadi pusat pendidikan Buddhis dunia, kita kini bisa tahu bahwa leluhur kita melakukan latihan yang sama dan menjunjung nilai yang sama. Tidaklah sulit membayangkan bahwa ungkapan &#8220;terima kasih&#8221; dan nilai-nilai yang identik dengan karakter bangsa seperti ramah-tamah, gotong-royong, dan toleransi terhadap perbedaan merupakan hasil dari latihan batin yang dilakukan oleh nenek moyang, diwariskan kepada anak-cucu, hingga tertanam dalam jati diri bangsa Indonesia.</p>



<h2><strong>Tentang YPPLN (Lamrimnesia)</strong></h2>



<p>Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Lamrim Nusantara (YPPLN/Lamrimnesia), adalah lembaga nirlaba yang didedikasikan untuk melestarikan dan mengembangkan kearifan Nusantara warisan Guru Suwarnadwipa Dharmakirti.</p>



<p>Kegiatan Lamrimnesia berikutnya adalah Indonesia Lamrim Retreat 2024, acara penyunyian dan pengembangan diri tempat semua orang bisa mencoba pengalaman <em>slow living</em> ala Sriwijaya untuk melepas stres dan membuat hidup lebih berarti. Acara ini akan diselenggarkaan pada 22 Desember 2024–1 Desember 2025 di Prasadha Jinarakkhita, Jl. Kembangan Raya Blok JJ, Kembangan Selatan, Jakarta Barat.</p>



<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai webinar dan lokakarya yang akan datang, ikuti <a href="http://instagram.com/lamrimnesia">media sosial Lamrimnesia</a> atau hubungi Lamrimnesia Care (+6285211220141).</p>



<h2><strong>Narahubung:</strong></h2>



<p>Lamrimnesia Care: +6285211220141&nbsp;<br>Facebook: Lamrimnesia<br>Instagram: Lamrimnesia<br>Tiktok: @lamrimnesia_<br>Email: <a href="mailto:info@lamrimnesia.org">info@lamrimnesia.org<br></a>Situs Web:<a href="http://www.lamrimnesia.org/"> www.lamrimnesia.org</a></p><p>The post <a href="https://lamrimnesia.org/2024/12/05/healing-muara-jambi/">Menggali Kembali Praktik Penyembuhan dari Muara Jambi </a> first appeared on <a href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a>.</p><p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/2024/12/05/healing-muara-jambi/">Menggali Kembali Praktik Penyembuhan dari Muara Jambi </a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/author/listya/">Redaksi Lamrimnesia</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Workshop IWTCF 2022: Ubah Hidup dengan Warisan Spiritual Wellness Sriwijaya</title>
		<link>https://lamrimnesia.org/2022/08/05/workshop-iwtcf-2022-ubah-hidup-dengan-warisan-spiritual-wellness-sriwijaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[itsupport]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2022 04:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<category><![CDATA[Agama Buddha Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[buddhisme]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[IWTCF]]></category>
		<category><![CDATA[lamrimnesia]]></category>
		<category><![CDATA[meditasi terima kasih]]></category>
		<category><![CDATA[NDBF]]></category>
		<category><![CDATA[NDBF 4.0]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lamrimnesia.org/?p=7013</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia - Pathway to Everlasting Happiness</a></p>
<p>Ungkapan "terima kasih" ternyata menyimpan rahasia spiritual wellness Nusantara yang telah berusia lebih dari 1000 tahun. Rahasia ini diungkap oleh Co-Founder Ayurjnana Wellness Johnson Khuo dalam workshop "Thank You" Meditation, Legacy of Suwarnadwipa Dharmakirti of Sriwijaya di Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://lamrimnesia.org/2022/08/05/workshop-iwtcf-2022-ubah-hidup-dengan-warisan-spiritual-wellness-sriwijaya/">Workshop IWTCF 2022: Ubah Hidup dengan Warisan Spiritual Wellness Sriwijaya</a> first appeared on <a href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a>.</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/2022/08/05/workshop-iwtcf-2022-ubah-hidup-dengan-warisan-spiritual-wellness-sriwijaya/">Workshop IWTCF 2022: Ubah Hidup dengan Warisan Spiritual Wellness Sriwijaya</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/author/itsupport/">itsupport</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia - Pathway to Everlasting Happiness</a></p>
<p>Ungkapan &#8220;terima kasih&#8221; ternyata menyimpan rahasia <em>spiritual wellness</em> Nusantara yang telah berusia lebih dari 1000 tahun. Rahasia ini diungkap oleh Co-Founder Ayurjnana Wellness Johnson Khuo dalam <em>workshop</em> &#8220;Thank You&#8221; Meditation, Legacy of Suwarnadwipa Dharmakirti of Sriwijaya di Indonesia. <em>Workshop</em> yang digelar pada 5 Agustus 2022 ini merupakan bagian dari Indonesia Wellness Tourism Conference &amp; Festival (IWTCF) 2022, <em>side event </em>KTT G20 yang digelar di Hotel Alila Solo, 5-7 Agustus 2022.</p>



<figure class="wp-block-image"><img src="https://lh4.googleusercontent.com/8AIn_pRS9aNFm8uyoy1uWNZTsKkFj8VHaxR0J3aDmW2uMTm5sqK6LY8WaQ4HxFJgeMFSxqjdLuprKCepqzdagjtgcmMINuPgllYa0kDsI7LkXsmE481EzO7BQqPZIJH9OUOTYe0-ONRl1SkeiL9DPNxhsdZttVlWIA3ui0uvLQUst-Vztlgb1CAFSw" alt=""/></figure>



<p>Selama kurang lebih 60 menit, Johnson membimbing 20 peserta <em>onsite</em> dan 41 peserta <em>online</em> dalam meditasi yang bertujuan untuk mengubah cara pandang, dari yang mementingkan diri sendiri menjadi mementingkan semua makhluk, untuk mengatasi akar segala permasalahan dan mengembangkan welas asih universal yang menjangkau semua tanpa bias.</p>



<blockquote class="wp-block-quote"><p>&#8220;Saya terima penderitaan dan kekalahanmu, saya kasihkan kebahagiaanku padamu,&#8221; tutur Johnson ketika menerangkan makna rahasia di balik ungkapan &#8220;terima kasih&#8221;.</p></blockquote>



<blockquote class="wp-block-quote"><p>&#8220;Semua konflik di dunia bersumber dari kita ingin menang sendiri, yang lain <em>sakarepmu lah</em>&#8230; Semua perseteruan kecil rumah tangga sampai global dunia bersumber dari situ,&#8221; terang Johnson lebih lanjut, &#8220;Jadi, dengan konsep terima kasih ini, keseluruhan pola pikir ini kita ubah, kita jungkirbalikkan.&#8221;</p></blockquote>



<p>Meditasi &#8220;Terima Kasih&#8221; bersumber dari ajaran Guru Suwarnadwipa Dharmakirti, guru Dharma dari Sriwijaya abad X yang dulu mengajar ribuan biksu di Candi Muaro Jambi. Pada masa itu, praktik ini amatlah langka sehingga pencari Dharma dari seluruh dunia datang ke Sriwijaya guna menerima ilmu ini dari Guru Suwarnadwipa, termasuk pandit besar Nalanda dan reformator Buddhisme Tibet, Atisha Dipamkara Srijnana. Proses meditasinya sendiri berbeda dengan meditasi yang populer karena melibatkan penalaran dan perenungan untuk mentransformasi pola pikir menjadi lebih positif alih-alih sekadar memperhatikan objek tertentu untuk relaksasi.</p>



<figure class="wp-block-image"><img src="https://lh5.googleusercontent.com/LwbkbcY3VB9agr9MKaTAbYVj529Kcyp-7aiZ2tlGjakTZRtuNVDcXahzQ_gh9tuXmZ6uZfA_qEytjWjRzEpnQRxqxpfrWskoegoeQH3z76LSGsN6TSJGgqkS7ZzsUk3htvNvTkxrJqm6jKJkLdGsFCzF1TM5jaDLMpsyGMhe3BmPIY0K7jGQBI5D6w" alt=""/></figure>



<blockquote class="wp-block-quote"><p>&#8220;Kita percaya orang Indonesia itu sangat resisten, baik di hadapan resesi, hiperinflasi, entah apa lagi. Kalau kita percaya pada karma kolektif, karena praktik cinta kasih dan welas asih inilah yang selama ini berabad-abad melindungi kita,&#8221; Johnson menambahkan.</p></blockquote>



<blockquote class="wp-block-quote"><p>&#8220;Orang Indonesia ramah-tamah, murah senyum, semua merupakan hasil pembiasaan selama berabad-abad. Meski teorinya sudah hilang digerus waktu sampai baru sekarang kita temukan kembali, di alam bawah sadar, itu yang membuat orang Indonesia seperti ini.&#8221;</p></blockquote>



<p>Meski bersumber dari filsafat Buddhis, meditasi ini bisa diterapkan oleh semua kalangan. Peserta yang hadir juga berasal dari berbagai agama, berbagai daerah, mulai dari yang awam hingga yang mahir.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image"><img src="https://lh3.googleusercontent.com/FW6emp_XGKop7GFmxCN3lpXkNVqmNSzditd3HIeDhkpC1nPj_e793m1A8RZv9gY5cnT5HTLcVf5pty4FKmhzRpiuHMvhwMUAQM4R7TVDKl484koxVMZ6IIP5nUgxaNamkHBMZ396eF5DPfLrdZ_bf2zldjkQuCxdBnbaMXijIm-ew9s6lWjpC7Q8wQ" alt=""/></figure>



<p>“Tertarik ikut karena capek banget sama kehidupan,” kisah Nita, salah satu peserta <em>workshop </em>asal Salatiga, “Dengan ikut <em>workshop </em>ini, saya mendapatkan kedamaian dan cara menghadapi orang yang saya benci.&#8221;<br>Siaran <em>online</em><em>workshop </em>ini difasilitasi oleh Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Lamrim Nusantara (YPPLN/Lamrimnesia) sebagai bagian dari festival literasi Nusantara Dharma Book Festival (NDBF) 4.0. Dalam festival ini, <em>workshop</em> meditasi &#8220;Terima Kasih&#8221; bergabung dengan belasan <em>workshop</em>, <em>talkshow</em>, bedah buku, dan bazar yang memperkenalkan budaya literasi era Sriwijaya, yaitu belajar, merenung, dan meditasi, untuk meraih <em>spiritual wellness</em>. Harapannya, budaya literasi ini bisa menjadi solusi pemulihan Indonesia dan dunia dari pandemi. Rangkaian NDBF 4.0 berlangsung pada tanggal 2-14 Agustus 2022 dan dapat diikuti secara daring dari seluruh Indonesia melalui situs ndbf.lamrimnesia.com.</p><p>The post <a href="https://lamrimnesia.org/2022/08/05/workshop-iwtcf-2022-ubah-hidup-dengan-warisan-spiritual-wellness-sriwijaya/">Workshop IWTCF 2022: Ubah Hidup dengan Warisan Spiritual Wellness Sriwijaya</a> first appeared on <a href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a>.</p><p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/2022/08/05/workshop-iwtcf-2022-ubah-hidup-dengan-warisan-spiritual-wellness-sriwijaya/">Workshop IWTCF 2022: Ubah Hidup dengan Warisan Spiritual Wellness Sriwijaya</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/author/itsupport/">itsupport</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
