<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hate speech - Lamrimnesia</title>
	<atom:link href="https://lamrimnesia.org/tag/hate-speech/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Pathway to Everlasting Happiness</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Jan 2018 09:45:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.0.11</generator>

<image>
	<url>https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2016/09/cropped-l-polos-32x32.png</url>
	<title>hate speech - Lamrimnesia</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lawan Hate Speech dengan LOVE SPEECH!</title>
		<link>https://lamrimnesia.org/2017/09/25/lawan-hate-speech-dengan-love-speech/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Lamrimnesia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Sep 2017 05:03:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Wacana]]></category>
		<category><![CDATA[buddha]]></category>
		<category><![CDATA[buddhism]]></category>
		<category><![CDATA[compassion]]></category>
		<category><![CDATA[dhamma]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[hate speech]]></category>
		<category><![CDATA[lamrim]]></category>
		<category><![CDATA[lamrimnesia]]></category>
		<category><![CDATA[love speech]]></category>
		<category><![CDATA[penderitaan samsara]]></category>
		<category><![CDATA[praktik bodhisatwa]]></category>
		<category><![CDATA[sharelove]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://lamrimnesia.org/?p=3709</guid>

					<description><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia - Pathway to Everlasting Happiness</a></p>
<p>Hati-hati. Saat setiap orang memiliki akses untuk menyuarakan pendapatnya ke publik lewat media sosial, informasi yang sebenarnya bersifat opini atau cenderung subjektif mudah saja tersebar kemana-mana tanpa ada saringan, tanpa  kita sadari seringkali informasi tersebut bersifat bohong ataupun merugikan pihak-pihak tertentu atau yang biasa dikenal dengan hate speech (ujaran kebencian). Masalahnya apa? Adalah karena sifat [...]</p>
<p>The post <a href="https://lamrimnesia.org/2017/09/25/lawan-hate-speech-dengan-love-speech/">Lawan Hate Speech dengan LOVE SPEECH!</a> first appeared on <a href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a>.</p>
<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/2017/09/25/lawan-hate-speech-dengan-love-speech/">Lawan Hate Speech dengan LOVE SPEECH!</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/author/listya/">Redaksi Lamrimnesia</a></p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia - Pathway to Everlasting Happiness</a></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hati-hati. Saat setiap orang memiliki akses untuk menyuarakan pendapatnya ke publik lewat media sosial, informasi yang sebenarnya bersifat opini atau cenderung subjektif mudah saja tersebar kemana-mana tanpa ada saringan, tanpa  kita sadari seringkali informasi tersebut bersifat bohong ataupun merugikan pihak-pihak tertentu atau yang biasa dikenal dengan </span><i><span style="font-weight: 400;">hate speech </span></i><span style="font-weight: 400;">(ujaran kebencian). Masalahnya apa? Adalah karena sifat dasar manusia yang cenderung defensif saat menerima pemahaman yang berbeda dengan </span><i><span style="font-weight: 400;">belief system</span></i><span style="font-weight: 400;"> yang dimiliki, maka </span><b>saat massa menerima </b><b><i>hate speech </i></b><b>reaksinya hanya ada 2 macam</b><span style="font-weight: 400;">: </span></p>
<ol>
<li><b>Jika berbeda pandangan</b><span style="font-weight: 400;">: maka muncul rasa penolakan, dan rasa ingin membalas</span></li>
<li><b>Jika sama pandangan</b><span style="font-weight: 400;">: Atas dasar poin 1, maka orang akan cenderung impulsif untuk </span><i><span style="font-weight: 400;">share</span></i><span style="font-weight: 400;"> apapun yang sepihak dengannya, tanpa menilai objektifitas dari informasi tersebut dengan lebih saksama. </span></li>
</ol>
<p><b>Hasilnya adalah lingkaran balas-membalas yang berputar semakin membesar</b><span style="font-weight: 400;"> seperti bola salju yang bergulir, menunjukkan bahwa tanpa intervensi, </span><i><span style="font-weight: 400;">hate speech</span></i><span style="font-weight: 400;"> akan terus membesar seiring dengan semakin terpolarisasinya masyarakat. Tak heran jika </span><i><span style="font-weight: 400;">hate speech </span></i><span style="font-weight: 400;">ini bisa menjadi bisnis, karena secara bawah sadar kebencian ini semakin membesar dalam diri masing-masing orang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Seumpama perang, maka dalam perang informasi ini pasti ada yang menang dan kalah, </span><b>efek dari </b><b><i>hate speech </i></b><b>ini dalam jangka panjang adalah kebohongan yang lama-kelamaan menjadi fakta</b><span style="font-weight: 400;"> yang diterima oleh masyarakat (tentunya dari mayoritas/pihak yang menang). </span><b>Sekali lagi, hati-hati!</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Jadi apa yang harus dilakukan? </span><b>Ingat bahwa kebencian tak akan hilang jika dilawan dengan kebencian</b><span style="font-weight: 400;">, sebaliknya seluruh agama menganjurkan bahwa kejahatan seharusnya dibalas dengan kebaikan. Ya, seluruh agama, penulis sudah cek, jadi kadang ironis ketika balas membalas kebencian bahkan dilakukan atas nama agama. Kembali ke poin awal,</span><b> arus </b><b><i>hate speech </i></b><b>bisa dilawan, yaitu dengan membiasakan diri dengan menyebarkan </b><b><i>love speech</i></b><b>!</b></p>
<p><b>Berikut ini adalah cara melawan hate speech &amp; menyebarkan </b><b><i>love speech</i></b><b> di sosial media:</b></p>
<p><img loading="lazy" class="size-full wp-image-3711 aligncenter" src="http://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech.png" alt="" width="2000" height="2100" srcset="https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech.png 2000w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-600x630.png 600w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-286x300.png 286w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-975x1024.png 975w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-768x806.png 768w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-1463x1536.png 1463w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-1950x2048.png 1950w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-150x158.png 150w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-450x473.png 450w, https://lamrimnesia.org/wp-content/uploads/2017/09/how-to-lovespeech-1200x1260.png 1200w" sizes="(max-width: 2000px) 100vw, 2000px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400;">&#8211;  </span><b>BACA:</b><span style="font-weight: 400;"> ketika melihat sebuah postingan, jangan hanya baca judul terus langsung bereaksi. baca dulu baik-baik isinya<br />
</span><span style="font-weight: 400;">&#8211; </span><b>RENUNGKAN:</b><span style="font-weight: 400;"> setelah membaca, renungkan isi postingan tersebut. apakah isinya positif atau negatif? apakah bermanfaat jika dishare? apakah membawa kebahagiaan atau menimbulkan kemarahan?<br />
</span><span style="font-weight: 400;">&#8211; </span><b>SHARE:</b><span style="font-weight: 400;"> jika post tersebut menimbulkan kebahagiaan dan nilai2 positif lainnya, sebarkan!<br />
</span><span style="font-weight: 400;">&#8211; <strong>REJOICE</strong></span><b>:</b><span style="font-weight: 400;"> bersukacitalah karena telah turut menyebarkan </span><i><span style="font-weight: 400;">love speech</span></i><span style="font-weight: 400;"> dan membuat dunia lebih baik</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Untuk orang-orang yang membaca artikel ini mungkin berpikir ini gombal atau klise. Tapi ingat, sama seperti kebencian, kebaikan hati juga bisa menular, setiap individu harus ingat bahwa satu orang adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat, setiap diri kita bisa membawa dunia menjadi baik atau buruk. </span></p>
<p><b>Lalu, kalau mau nyebarin </b><b><i>love speech, </i></b><b>harus mulai dari mana?</b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kamu bisa mulai dengan ikutan </span><i><span style="font-weight: 400;">campaign </span></i><span style="font-weight: 400;">SHARE LOVE dari Lamrimnesia! Setiap pagi, Lamrimnesia akan mengirimkan gambar dengan </span><i><span style="font-weight: 400;">quote</span></i><span style="font-weight: 400;"> positif penuh cinta via facebook, instagram, whatsapp, dan line square Lamrimnesia dengan tag </span><b>#sharelove #lamrimnesia</b><span style="font-weight: 400;">. </span><b>Share/repost</b> <i><span style="font-weight: 400;">love speech </span></i><span style="font-weight: 400;">dari Lamrimnesia ini lewat semua akun sosmedmu!</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Kamu juga bisa membuat </span><i><span style="font-weight: 400;">love speech</span></i><span style="font-weight: 400;"> kreasimu sendiri, bisa dalam bentuk gambar, tulisan, video, pokoknya apapun yang bisa dibagikan dan bernilai positif! </span><b>Kirimkan </b><b><i>love speech</i></b><b> karyamu</b><span style="font-weight: 400;"> ke line square Lamrimnesia (bit.ly/lamsquare) untuk dibagikan ke lebih banyak orang lewat sosmed-sosmed Lamrimnesia!</span></p>
<p><b>Mari jauhkan diri dari </b><b><i>hate speech </i></b><b>dan mulai membudayakan </b><b><i>love speech</i></b><b> sekarang juga!</b></p><p>The post <a href="https://lamrimnesia.org/2017/09/25/lawan-hate-speech-dengan-love-speech/">Lawan Hate Speech dengan LOVE SPEECH!</a> first appeared on <a href="https://lamrimnesia.org">Lamrimnesia</a>.</p><p><a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/2017/09/25/lawan-hate-speech-dengan-love-speech/">Lawan Hate Speech dengan LOVE SPEECH!</a><br />
<a rel="nofollow" href="https://lamrimnesia.org/author/listya/">Redaksi Lamrimnesia</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
